Kemendikbudristek Terima Bantuan 23.840 Alat Kesehatan dari Persitibi

Des 16, 2021

Kemendikbudristek menerima donasi bantuan alat kesehatan (alkes) penanganan Covid-19 dari Persatuan Perkumpulan Sekolah Nasional Tiga Bahasa Se-Indonesia (Persitibi). Bantuan diterima langsung Direktur Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumeri, S.TP., M.Si.

Serah terima bantuan alat kesehatan secara simbolis pada Rabu, 15 Desember 2021 di Gedung E Kemendikbudristek, Senayan. Bantuan tersebut berupa 1.600 thermogun, 22.000 masker dan 240 APD (alat pelindung diri).

Atas nama Kemendikbudristek, Jumeri. S.TP. M.Si, selaku Direktur Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen mengucapkan rasa terimakasih. Ia mengatakan, bantuan alat kesehatan yang telah diberikan kepada Kemendikbudristek sangat bermanfaat bagi penyelenggaraan layanan pendidikan selama masa pandemi Covid-19.

“Kami atas nama Kemendikbud Ristek mengucapkan banyak terima kasih atas support ini. Kebutuhan akan thermogun, masker dan APD di satuan pendidikan sangat penting. Walaupun anggaran dana BOS untuk dialokasikan terhadap kebutuhan alat kesehatan yang kami gulirkan kepada satuan pendidikan sudah ada. Akan tetapi dari survei yang kami lakukan ternyata masih banyak satuan pendidikan yang mengalami kesulitan dalam menyediakan thermogun. Bantuan ini sangat bermanfaat,” ujar Jumeri pada saat memberikan sambutannya.

Jumeri mengungkapkan, distribusi bantuan alat kesehatan yang diberikan Persitibi tersebut akan diberikan kepada Provinsi Banten sebanyak 240 thermogun, 3.300 masker dan 30 APD. Selain itu, Jawa Barat akan diberikan 475 thermogun, 6.600 masker dan 60 APD.

“Kenapa Jawa Barat lebih banyak? Karena Jawa Barat adalah wilayah dengan sekolah yang paling banyak di Indonesia. Kemudian untuk Jawa Tengah sendiri akan diberikan 320 thermogun, 4.400 masker dan 40 APD. Jadi total yang sudah didistribusi ada sebanyak 1035 thermogun 14.300 masker dan 130 APD,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan alat kesehatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian. Pihaknya berharap kepedulian yang dilakukan Persitibi menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lainnya untuk bisa berperan dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.

“Kami juga berharap semoga mudah-mudahan semakin banyak kolaborasi antara lembaga sosial atau lembaga kemasyarakatan baik swasta maupun pemerintah untuk bisa membantu dalam pelayanan pendidikan di Indonesia. Mudah-mudahan ke depan menjadikan kita semakin baik, tidak hanya di sisi bantuan saja tapi juga di sektor-sektor lain kita bisa bekerja sama untuk memajukan pendidikan di Indonesia,” tutupnya.

Setiawan, selaku Widyaprada Ahli Muda Direktorat Sekolah Dasar dalam kesempatan yang sama juga ikut mengapresiasi bantuan ini.

Upaya inisiasi dari Persitibi berupa bantuan thermogun, masker dan APD bagi sekolah-sekolah, dinilai sangat bermanfaat bagi sekolah-sekolah penerima. Utamanya dalam rangka pembelajaran tatap muka.

Bantuan ini juga menjadi satu praktik baik yang bisa dijadikan contoh untuk para mitra-mitra Kemendikbudristek lainnya. Khususnya ketika akan melaksanakan PTM penuh yang direncanakan pada Januari 2022 mendatang.

“Bantuan ini pasti sangat dibutuhkan satuan pendidikan untuk persiapan sekolah PTM normal yang rencananya akan dimulai pada Januari mendatang,” kata Setiawan.

Pihaknya berharap, bantuan alat kesehatan ini menjadi satu contoh praktik baik bagi para mitra dunia usaha maupun dunia industri.

“Kegiatan ini juga bisa menjadi contoh baik bagi lembaga-lembaga pendidikan lainnya yang juga bisa berkontribusi serta memberikan pelayanan terbaik bagi pendidikan di Indonesia,” imbuhnya.

Yudi Sutanto, Ketua Pengurus Persitibi menuturkan, sekolahnya memiliki visi dan misi yang selaras dengan Kemendikbudristek terhadap pendidikan Indonesia. Yang pertama, mereka ingin membentuk karakter Pancasila bagi siswa-siswinya. Sehingga nanti bisa menjadikan mereka sebagai profil pelajar Pancasila.

“Itu yang menjadi acuan pertama sekolah kami. Kemudian yang kedua, anak-anak sekolah kami nanti akan dibekali dengan kemampuan berbahasa asing yang lebih dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain. Bahasa asing yang kita pilih adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin,” kata Yudi Sutanto.

Pihaknya meyakini Bahasa Mandarin akan menjadi salah satu bahasa yang juga akan mendunia seperti Bahasa Inggris sehingga harapannya siswa-siswi sekolah tiga bahasa khususnya generasi muda penerus bangsam, akan siap bersaing di era global.

“Meski demikian, sekolah kami tetap menguatkan bahasa Indonesia. Karena akar budaya dari Indonesia tidak boleh dilupakan, tidak boleh ditinggalkan dan itu masih menjadi akar budaya di sekolah kami,” kata Yudi.

Kemudian visi yang ketiga, sekolah 3 bahasa menginginkan para peserta didiknya memiliki kemampuan teknologi yang kuat. Oleh karenanya di sekolah 3 bahasa pihaknya memberikan bekal kemampuan teknologi dan informatika yang kuat untuk anak-anak didiknya.

Selain itu di sekolah 3 bahasa juga anak-anak sudah memiliki rasa toleransi yang begitu kuat. Karena sekolah 3 bahasa ini peserta didik bisa bertemu berbagai macam teman dari berbagai macam kalangan, baik itu dari segi agama yang berbeda, sosial, suku dan budaya.

“Sehingga toleransi menjadi nilai utama di dalam perkumpulan sekolah kami dan menjadikan lingkungan belajar pun juga harmonis,” kata Yudi.

Dan yang terakhir adalah humanism. Di sekolah 3 bahasa mereka sangat memperdulikan untuk memperhatikan orang lain dan memperhatikan alam di sekitarnya. “Oleh karena itu memberikan bantuan alat kesehatan untuk sekolah yang membutuhkan ini ini merupakan bagian dari visi sekolah 3 bahasa,” tutupnya. (*)

Share:
No Comments
Berikan komentar
Unduh FileSE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021
UNDUH SEKARANG
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pasal 15 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, diantaranya adalah merumuskan kebijakan peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus, pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Mon - Fri 8.00 - 16.00
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan Republik Indonesia All rights reserved.