Kemendikbudristek Gelar Workshop Pembekalan CPNS Tahun 2022 Di Lingkungan Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen

Jun 23, 2022

Menindaklanjuti surat Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tentang Penyampaian Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2022 pada satuan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD, Dikdas, dan Dikmen).

Berdasarkan hal tersebut Kemendibudristek pun melaksanakan kegiatan workshop pembekalan CPNS Tahun 2022 kepada 78 orang CPNS, terdiri 12 CPNS dari sekretariat, 41 CPNS dari direktorat, dan 25 CPNS dari UPT BBPMP maupun BPMP di lingkungan Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, yang dilaksanakan pada Senin, 20 Juni 2022 di Gedung Kemendibudrsitek, Cipete, Jakarta Selatan.

“Sudah selayaknya Anda bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena sudah diberi kesempatan sebagai CPNS. Ini sebuah kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua generasi muda yang ada di negeri ini. Karena kita tahu bahwa seleksi CPNS diikuti oleh puluhan bahkan ratusan ribu peserta, dengan peluang diterimanya sangat sedikit,” ujar Jumeri, S.TP., M.Si., Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen saat memberikan pembekalan kepada peserta CPNS.

Jumeri juga menegaskan dengan hadirnya CPNS baru itu artinya akan ada proses regenerasi dari pegawai-pegawai yang ada di Kemendikbudristek, lebih khusus unit utama Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen baik yang ada di pusat, di 5 direktorat, maupun di UPT, BBPMP, maupun di BPMP di seluruh tanah air.

Beliau juga menambahkan, CPNS baru ini adalah harapan baru Kemendikbudristek, darah-darah segar yang disuntikkan khususnya ke Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen untuk bisa bergerak lebih cepat, lebih giat, lebih kuat, dan menghasilkan kinerja yang lebih hebat lagi.

“Saya berharap dengan adanya CPNS baru ini Anda semua siap memberikan pelayanan terbaik, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang akan diemban dan bisa bekerja lebih lincah, gesit dan adaptif terhadap perubahan,” kata Jumeri berpesan.

Jumeri mengingatkan, penghasilan menjadi PNS memang tidak sebesar di swasta, meski demikian menjadi PNS itu memiliki masa depan cerah, karena PNS adalah pegawai negara, yang secara organisasi negara itu lebih kuat, lebih luas, dan lebih besar sumbernya.

Selain itu ada keuntungan lain sebagai PNS, yaitu peluang karir karena negara memiliki struktur organisasi yang besar. Sehingga besarnya organisasi tersebut memungkinkan pegawai melakukan perpindahan, dari satu instansi ke instansi lain, dari satu kementerian ke kementerian lain.

“Anda harus siap dengan perpindahan itu, saya juga berharap sebagai pegawai baru Anda dapat melakukan pekerjaan dengan jujur serta konsisten antara perkataan dan perbuatan. Teruji, disiplin, penuh dedikasi, norma dan etika. Mumpung masih CPNS tanamkan juga dalam diri Anda, bahwa harus jadi PNS yang berintegritas dan jujur yang sesuai dengan perkataan dan perbuatan,” pungkasnya mengakhiri.

Dalam kesempatan yang sama, saat ditemui usai menyampaikan paparan materi pembekalan, Dr. Sutanto, S.H., M.A., Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen mengatakan, CPNS ini adalah generasi masih muda, jangkanya masih panjang. Oleh karenanya mereka harus memiliki mimpi-mimpi untuk berprestasi, tentunya untuk berprestasi itu tidak mudah, banyak tantangan dan banyak hambatan.

“Lakukan langkah-langkah yang telah saya sampaikan tadi, karena tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Di PNS juga seperti itu, tidak hanya di swasta, bagaimana dia harus berlomba agar bisa menjadi posisi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Untuk lebih membakar semangat para CPNS yang hadir dalam workshop tersebut, Sutanto juga menyampaikan 10 faktor sukses diantaranya, jujur, disiplin, good interpersonal skill, dukungan dari pasangan, bekerja lebih keras dari yang lain, mencintai apa yang dikerjakan, memiliki kepemimpinan yang baik dan kuat, memiliki jiwa semangat dan berkepribadian kompetitif, memiliki pengelolaan kehidupan yang baik, terakhir harus memiliki kemampuan menjual gagasan dan produk.

“Untuk mendapatkan posisi menjadi pimpinan itu tidak mudah tentunya banyak hal yang harus dikerjakan, seperti 10 faktor sukses yang saya sampaikan tadi. Mereka adalah generasi millenials yang tentunya punya dunia sendiri, punya langkah-langkah sendiri, tidak sama dengan senior-senior dulu. Tapi tujuannya sama untuk mendapatkan penghargaan yang tinggi, nah untuk sukses itu harus bisa melakukan 10 faktor kesuksesan.” tandasnya.

Share:
No Comments
Berikan komentar
Unduh FileSE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021
UNDUH SEKARANG
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pasal 15 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, diantaranya adalah merumuskan kebijakan peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus, pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Mon - Fri 8.00 - 16.00
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan Republik Indonesia All rights reserved.